Senin, 29 November 2010

Wah, Sekitar 10 BUMN Bakal 'Dilepas'

BUMN Go Public
Wah, Sekitar 10 BUMN Bakal 'Dilepas'
Laporan wartawan KOMPAS.com Caroline Damanik
Jumat, 26 November 2010 | 14:06 WIB
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Menteri BUMN Mustafa Abubakar
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Badan Usaha Milik Negara Mustafa Abubakar mengatakan, setidaknya ada sekitar tujuh sampai 10 BUMN lagi yang akan disetujui untuk go public, selain PT Krakatau Steel dan Garuda Indonesia.

Pemerintah akan melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) dari perusahaan-perusahaan milik negara tersebut dalam tahun 2011.  "Yang akan datang sedang diseleksi sekitar 7-10 buah lagi BUMN yang akan di-IPO-kan," ungkap Menteri BUMN Mustafa Abubakar di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jumat (26/11/2010).
Mustafa membantah tudingan bahwa pemerintah ingin menjual perusahaan-perusahaan ini tanpa alasan. Menurutnya, pemerintah membutuhkan biaya untuk pembangunan di mana sekitar 80 persen dananya harus dipenuhi dari pihak swasta. "Lagipula, itu kecil sekali dibandingkan dengan 141 perusahaan BUMN yang kita punya," ungkapnya.

Mustafa mencontohkan keberhasilan PT Telkom Tbk dan Bank Mandiri yang maju pesat setelah go public. Mengenai perusahaan mana yang sedang dievaluasi, Mustafa enggan berkomentar. Namun, jika penilaian cukup baik, Mustafa mengatakan PT Pelindo dan PT Angkasa Pura bisa menjadi salah satu pilihan.

"Tetapi, kami sudah nge-list evaluasi untuk kita bawa ke rapat Menko Perekonomian sebagai Ketua Komite Privatisasi. Mungkin minggu depan, atau paling lambat dua minggu akan ada pertemuan untuk mengarahkan perusahaan-perusahaan mana yang layak go public lagi," tambahnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar